31 Jul 2011

Potensi Pemanfaatan Biomassa di Indonesia

     Biomassa dalam dunia industri produksi energi sering  disebut sebagai bioenergi. Biomassa  merujuk pada bahan biologis hidup atau baru mati yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan bakar atau untuk produksi industrial. Pada umumnya biomassa dapat merujuk pada materi tumbuhan yang dipelihara untuk digunakan sebagai bahan baku biofuel (biodiesel, bioethanol) atau materi tumbuhan atau hewan yang dignakan sebagai produksi serat, bahan kimia atau sumber panas. Selain itu, biomassa dapat pula meliputi limbah terbiodegradasi yang dapat dibakar sebagai bahan bakar.
      Teknologi yang diterapkan dalam mengkonversi biomassa menjadi lebih bernilai dapat dilihat pada gambar berikut ini :

                            Gambar 1. Teknologi Konversi Biomassa


Di Indonesia potensi limbah yang bersumber dari biomassa sangatlah melimpah terutama dari hasil komoditi pertanian dan perkebunan. Komoditi tersebut antara lain : Kelapa sawit, Tebu, Padi, dan Limbah hutan. Berikut potensi limbah yang dihasilkan dari komoditi tersebut :



Sector
Quantity (ton/y)
Sugar Industry

   Bagasse
8,500,000
   Leaf cane
1,290,000
Palm Oil Mill

   Shell
3,450,000
   Fibre
6,700,000
   Empty fruit bunches
12,900,000
   Palm Oil Mill Effluant (POME)
31,000,000
Rice Mills
12,500,000
Wood Waste
9,345,933



Tabel 1. Biomass Resources Potential


Komoditi limbah dari biomassa di atas berpotensi dijadikan sumber energi terbarukan/renewable energy melalui teknologi konversi yang tepat. Pada Gambar 1. Telah dijabarkan secara jelas teknologi yang dapat diterapkan dalam mengelola biomassa, teknologi tersebut dapat mengkonversi biomassa menjadi sumber energi panas dan listrik (termochemical conversion) serta menjadi sumber biofuel (biochemical conversion). Selain potensi limbah yang ada pada Tabel 1. masih banyak jenis-jenis biomassa di Indonesia yang berpotensi untuk dikembangkan terutama biomassa untuk teknologi biochemical conversion yaitu untuk menghasilkan bioethanol, biodiesel dan biogas.
Untuk bahan baku bioethanol disyaratkan bahan baku biomassa yang banyak mengandung gula dan pati. Teknologi biochemical conversion yang diterapkan adalah teknologi Fermentation. Berikut data potensi biomassa yang dapat dimanfaatkan sebagai bioethanol di Indonesia :

Comodity
Biomass Processed
Productivity Bioethanol (litre/ha/year)
Areas (ha)
Produc tivity (kg/ha/year)
Cassava
Fresh Tuber
4,500
1,182,604
20,217
Sweet Potatoes
Fresh Tuber
7,800
181,048
11,327
Sugar Cane
Stems
Mollases
5,000-6,000
40
448,745
6,204.22
Corn
Seed Flour
5,000-6,000
4,143,246
4,432
Sorghum (seeds)
Seed Flour
3,000-4,000
-
4,000
Sorghum (sweet)
Stems
5,500-6,000
-
30,000
Sago
Starch Flour
4,000-5,000
-
-
Sugar Palm
Sap/Nira
40,000
59,748
914.23
Nipa
Sap/Nira
5,000-15,000
558
423.36
Lontar
Sap/Nira
8,000-10,000
-
-
Coconut
Sap/Nira
8,000-10,000
3,808,263
1,178
Paddy
Hay/Jerami
1,000-2,000
13,244,184
5,014
    Sources : BPPT (2011), Ministry of Agriculture RI (2010)
                                   Tabel 2. Biomass Resources for Bioethanol


Sedangkan untuk biomassa bahan baku biodiesel berasal dari tanaman yang dapat menghasilkan minyak atau sering disebut vegetable oil, teknologi konversi yang digunakan untuk menghasilkan biodiesel adalah teknologi Trans-Esterifcation.  Berikut potensi biomassa yang dikembangkan di Indonesia sebagai bahan baku  biodiesel :


Production (ton)
Productivity (kg/ha/year)
Areas (ha)
Palm Oil/Kelapa Sawit
19,324,293
3,487
8,248,328
Jatropha curcas/Jarak Pagar
147,403
494.45
5,673

             Source : Ministry of Agriculture RI (2009)
Tabel 3. Biomass Resources fo Biodiesel


         Untuk biomassa yang digunakan sebagai bahan baku biogas dapat menggunakan limbah organik dari industri pertanaman, limbah industri makanan, sampah perkotaan (organik) dan kotoran ternak hewan. Teknologi An-aerobic Digestion diterapkan untuk mengkonversi biomassa menjadi biogas. Berikut potensi limbah biomassa di Indonesia yang dapat dikonversi menjadi biogas yang sebagian besar berasal dari limbah industri pertanaman :

Sources
Waste
Potential
Padi
Sekam dan gabah
280 kg/ton padi
Jagung
Batang dan daun
3,46 ton/ha
Tebu
Pucuk tebu
 Ampas tebu (baggase)
Tetes tebu
0,14 ton/ton tebu
100 ton/ha
0,05 ton/ton tebu
Kopi
Kulit buah
1,8 ton/ha
Kakao
Kulit buah
5,8 ton/ha
Kelapa Sawit
Pelepah kelapa sawit
Tandan kosong
Limbah cair
22 ton/ha
200-250 kg/ton buah
0,6-0,7 ton/ton sawit mentah
Karet
Kayu karet
40 m³/ha
Sapi
Kotoran
10-15 Kg/hari/ekor
Kerbau
Kotoran
10-15 Kg/hari/ekor
Babi
Kotoran
4,5-5,3 Kg/ekor/hari
Ayam
Kotoran
0,06 kg/hari/ekor


Tabel 4. Biogas Resources from Biomassa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar